Pentingnya Diklatsar Bagi Pecinta Alam

DIKLATSAR PECINTA ALAM, sebuah kata yang tak asing didengar. Sebuah prosesi yang harus dijalani bagi calon penerus baru organisasi penggiat alam. Suatu ritual yang seakan menjadi momok menakutkan bagi mereka. Penuh tekanan, penuh persiapan, penuh finansial, sarat akan kekerasan, dan terkadang tak sedikit jatuh korban. Saya akan telaah sejenak, apakah benar demikian? Apa yang mendasari itu semua? dan, Ada apa dibalik proses pendidikan yang selama ini tetap dipertahankan?

Dunia pendakian saat ini memang tengah naik daun bagi kalangan pemuda/pemudi indonesia. Tak sedikit mereka yang nekat naik ke suatu gunung tanpa dibekali ilmu mengenai pendakian, dan hanya berbekal cerita-cerita dari pendahulunya.
Bisa saya katakan bahwa, lebih banyak kecelakaan terjadi (tersesat, hilang, bahkan sampai ditemukan sudah tidak bernyawa lagi, dsb) bukan karena lemah fisiknya, namun karena kurang rasa percaya diri, dan hilangnya fungsi seorang pemimpin. Kondisi demikian berlanjut pada kacaunya komunikasi antar anggota, ketidak percayaan pada pemimpin, rasa takut yang hebat, hingga hilangnya semangat untuk mempertahankan hidup. Disini diklatsar memiliki peranan yang amat penting sebelum seseorang melangkahkan kakinya di Alam bebas.

Saya sangat setuju bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik, pengalaman dapat lebih menunjukkan identitas dan karakter kita.Banyak teman saya yang tidak memiliki background PA atau belum pernah melalui prosesi diksar, namun bisa lebih mengkondisikan dirinya dalam berbagai situasi, menghasilkan solusi yang brilliant, dan bisa diandalkan. Dan banyak juga teman saya yang memiliki background PA hanya sebatas kebanggaan akan lencana yang ia pakai, namun tidak bisa menolong dirinya dan bahkan menjadi benalu bagi yang lain. Diklatsar adalah pintu pertama dalam sebuah kurikulum namun outputnya tergantung dari isi dan orangnya masing-masing. Namun jika kita tidak tahu apa-apa, mengikuti seluruh kurikulum dengan baik adalah jalan yang lebih aman.

Bulan Juni lalu bermula dari ide seorang teman di KPG JAYA untuk mengadakan diklatsar KPG JAYA, maka diumumkanlah bahwa KPG JAYA akan mengadakan diklatsar. Dengan antusias dari teman-teman anggota KPG akhirnya kita mendaftar dan melakukan seleksi tes fisik dan interview di Velodrome Jakarta Timur

Seleksi awal dihadiri oleh 12 orang anggota KPG, dan semuanya lolos untuk melanjutkan ke materi selanjutnya yaitu materi dalam kelas yang berlangsung dibulan puasa..
satu persatu anggota pun gugur dikarenakan ada urusan yang tidak bisa ditinggal, maklum saja karena rata-rata yang mengikuti diksar ini adalah para pekerja. Dengan waktu pertemuan yang dilakukan setiap Sabtu/minggu dan dengan waktu yang singkat kami berusaha mencerna setiap materi yang diberikan oleh pemateri.

Tiba saatnya untuk keberangkan, dan hanya tersisa 7 orang saja diantaranya
1. Abdul Ghani (ghani)
2. Sofiyan Hadi (iyan)
3. Deddi Saputra (dedoy)
4. Ricky Pratama B (item)
5. Raden Angger (angger)
6. Kayadi (kayadi)
7. Purwati (puri)

img_0719
sambil menunggu saudara dedoy karena harus bekerja terlebih dahulu
img_0731
upacara pemberangkatan 7 peserta diksar yang dihadiri oleh beberapa teman dari KPG

Selanjutnya kita pun berangkat menuju tempat diklatsar daerah Gunung Sari bogor jawa barat dengan menggunakan mobil tni polri.
selama 3 hari kami berada di gunung sari dan mempraktekan semua materi yang didapat dikelas seperti
1. Ilmu Navigasi Darat
2. Survival
3. PPGD
4. Cara Membuat Bivak Alam, dsb

Setelah melewati itu semua, Om eddy selaku komandan mengumumkan dengan penuh haru bahwa kami bertujuh dinyatakan LULUS, akhirnya air mata pun tumpah. Rasa bangga, haru, semua bercampur jadi satu. Tidak sia sia perjuangan kita ber 7 selama 3 hari lamanya. Dan lulusan kami diberi nama “TAPAK RIMBA”

img_0777
Olahraga pagi
img_0836
7 anggota GIRIWANA
img_0857
Praktek Navigasi Darat
img_0861
peta gunung sari
p_20160812_161747
praktek botani & zoologi
p_20160813_115929
praktek bikin jebakan untuk menagkap binatang
p_20160813_130048
praktek PPGD
p_20160813_164509_hdr
Praktek membuat bivak alam

Sungguh pengalaman yang luar biasa, bisa mendapatkan ilmu dari para senior yang tidak pelit dengan ilmunya . Semoga ilmu yang kalian berikan bermanfaat bagi kami lulusan GIRIWANA pertama. Terima kasih kepada Allah SWT, para pelatih & rekan-rekan yang sudah membantu suksesnya diklatsar ini dan nama-nama yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

img_9944
muka muka tangguh tak mengeluh 🙂
img_9956
ingin belajar dan tidak angkuh
p_20160814_124137_hdr
foto bersama ketua KPG JAYA
img_9966
Foto bersama
img_9983
team komplit gaya bebas

inilah para lulusan diklatsar “GIRIWANA KPG JAYA 2016″
GIRIWANA : TANGGUH TAK MENGELUH
GIRIWANA : INGIN BELAJAR DAN TIDAK ANGKUH
GIRIWANA : BELAJAR TERUS SAMPAI MAMPUS

Tetaplah solid saudara” ku, persaudaraan tercipta bukan hanya karena hubungan darah, melainkan juga karena tetesan keringat dan air mata.

Demikianlah pengalaman saya mengenai diklatsar, semoga bermanfaat bagi yang membaca, jangan takut untuk memulai hal baru. Diklat tidak seburuk yang dibayangkan melainkan banyak ilmu yang bisa didapat dan pengalaman berharga serta saudara baru tentunya.

Dan semoga makin sedikit kasus kecelakaan yang terjadi digunung maupun alam bebas lainya karena sedikitnya ilmu yang diketahui mengenai pendakian / pecinta alam

Terima kasih.

 

Surga Tersembunyi di Karawang

Explore Karawang CURUG LALAY & CURUG PENGANTIN

Haii Guys,
Kali ini gue bakalan explore karawang yuhuuu
mungkin dari kalian ada yang belum tahu bahwa di daerah karawang terdapat sebuah surga kecil yang begitu indah dan belum terlalu terkenal dan terjamah tangan manusia kayak curug lainnya..

Yupzz namanya adalah CURUG CILALAY dan CURUG PENGANTIN curug ini terdapat diwilayah perbatasan Cianjur dan Karawang. Okeh Persiapan pun dimulai.
ekspedisi kali ini saya ditemani Oleh team dari KPG REGIONAL JAKARTA RAYA untuk melaksanankan survey tempat untuk acara kartini dan hari bumi.Kita berjumlah 11 orang diantaranya
1. Paketu alias Hokage alias Om Ipul
2. Istri Paketu (Lupa Namanya)
3. Om wahid (Penunjuk Jalan)
4. Nur Firdaus alias Cepot
5. Saya alias Puri
6. Dani
7. Izzun
8. Yuli
9. Chika
10. Indra
11. Ricky Item

Titik kumpul kali ini berada di rumah Paketu alias Hokage alias Om Ipul, (Banyak banget namanya yang gak bisa jauh dari sisir kesayangan yang selalu dia selipkan dikantong celana)okeh balik ke topik utama rumah om ipul berada di wilayah Jakarta Timur dekat universitas UHAMKA. Kami memilih mengunakan motor karena lebih efesien dan lebih mudah salip sana salip sini tikung sana dan tikung sini tapi tetap keselamatan adalah yg utama.

20150101_001746A
Kembar Tapi Beda (izzun kiri dan Indra kanan)

 

20150101_000438A
Bang Indra
20150101_000259A
sarapan dulu sebelum perjalan jauh (Yuli dan chika)

Setelah Sarapan kami pun bergegas menuju tujuan utama, perjalanan memakan waktu sekitar 3 Jam dengan suasana macetnya jakarta disepanjang perjalanan. Mendekati tempat wisata kita disuguhi Ladang persawahan warga, terlihat samar dari kejauhan gunung dan bukit yang tertutup awan. Akhirnya Tibalah kami di Desa Cariu

2662584_20150503093520 (1)
Pemandangan sepanjang perjalanan

Sebelum msuk desa kita bayar retribusi desa sebesar @Rp.5000,-/motor
tak jauh dari sekitar 10 menit tibalah kita di tempat tujuan. terdengar suara gemericik air karena terdapat air terjun kecil/Bendungan

20160319_114242A
ALL TEAM EKSPEDISI CURUG

Setelah duduk sebentar dan minum kopi diwarung kita melanjutkan perjalanan dengan membayar tiket masuk wisata sekitar @Rp.5000,-/orang. Selama perjalanan ditemani dengan salura air yang airnya jernih sampai anak anak disekitar desa ini bermain didalamnya. setelah 10-15 menit sampailah kita dibendungan air desa setempat.

IMG20160320102157
Bendungan air
IMG20160320102144
Bendungan air (inframe: Dani dan Cepot)

Perjalanan dilanjutkan dengan menyebrang air dibendungan lalu naik keatas, sepanjang perjalanan mata kita disuguhkan oleh pemandangan yang luar biasa. Keluar masuk hutan dan persawahan milik warga serta menyebrang berkali kali anak sungai yang arusnya lumayan bikin kaki goyang asal jangan sampe ngebor atau goyang  inul jika kita tidak hati hati dengan batu kali yang sesekali berlumut.
20160319_131629A20160319_132206A20160319_132019A
walaupun jalannya landai dan sesekali menanjak tapi cukup melelahkan, dengan cuaca yang sangat mendukung cerah uhlala. 20160319_144220A

Dari sini kita bisa melihat gunung rungking dan beberapa bukit lainnya.

20160319_133318A
cepot dan puri

 

20160319_134906A
Ricky item

lagi lagi harus menyebrang anak sungai yang arusnya wow banget sampe harus menggunakan tali webing.
20160319_145109A
20160319_145138A

Setelah berjalan selama kurang lebih 2,5-3jam tibalah kita di curug cilalay..
yeahhh..
Untungnya volume air sedang bagus, mungkin karena masih musim hujan

IMG20160320134401
Curug Cilalay
IMG20160320131517
Paketu lagi main perosotan air
IMG20160320131611
Ricky lagi perosotan
IMG20160320131726
ayoo nyebur.. (izzun)
IMG20160320145711
duduk santai dibatu dulu
IMG20160320145722
eksis dulu abaikan paketu dan istri dibelakang

Curug peganten sendiri berada diatas curug cilalay, kalo mau kesana kita harus mengunakan tali webing karena kemiringan tanjakannya hampir mencapai 45 derajat.
untuk team kami sudah mempersiapkan semuanya curug penganten masih sangat asri karena jarang sekali orang yang mau mengunjungi curug ini dikarena medan yang sangat sulit. Curug pegantin memiliki 5 tingkatan air terjun dan suasanya lebih asri, mungkin karena jarang ada orang yg mau datang kesini. Yang sampai kecurug ini wanitanya hanya aku dan istri paketu, Chika dan yuli memilih untuk menunggu dibawah.

IMG20160320143945
curug pengantin
IMG20160320143921
curug peganten
IMG20160320143915
eksis di curug peganten

Team kami memilih tidak turun dikarenakan jalan yang licin dan berlumut.
yeahh selesai sudah liburan aku kali ini bersama dengan anak-anak KPG REGIONAL JAKARTA untuk survey tempat kartinian dan hari bumi. Lestari alamku Lestari Indonesiaku

JANGAN LUPA BAWA SAMPAHMU TURUN !!!

Estimasi biaya untuk sampai kecurug
Bensin (tergantung motornya boros atau tidak)
Tiket retribusi warga @Rp.5000/motor
Tiket obyek wisata @Rp.5000/orang
Parkir Motor @Rp.5000/hari

SALAM ADVENTURE SALAM LESTARI…..
bye bye

KPG RAYA (korwil DKI JAKARTA)

KPG (KOMUNITAS PENDAKI GUNUNG)

Haii sahabat bloger,

Masuk dalam komunitas merupakan hal yang positif, selain bisa menambah teman dan wawasan disini kamu juga bisa sharing tentang apapun.

Yupzz kali ini aku akan berbagi mengenai sebuah komunitas pendaki, namanya adalah KPG (Komunitas Pendaki Gunung) komunitas ini sudah tersebar di wilayah Indonesia, nah aku masuk yang wilayah Jakarta namanya KPG REGIONAL JAKARTA RAYA.
JY4
Awal mulanya aku bergabung karena ajakan seorang teman yaitu ka fitri dia adalah teman pendakian pertama Aku. Aku dimasukan ke dalam obrolan di Whatsapp awalnya agak canggung namun karena mereka sangat welcome aku jadi terbawa suasana jadi ikutan setengah miring otaknya. hehehehe (STOP WARAS)

Akhirnya aku bertemu dengan mereka saat KOPDAR di Sekret KPG JAKARTA di daerah priok JL. Sungai Bambu 6 depan Sekolah Kencana.

KPG adalah sebuah komunitas yang menurutku pribadi unsur kekeluargannya sangat terasa, walaupun kita sering bercanda dalam setiap obrolan adakalanya kita juga serius dalam menghadapi setiap masalah. KPG adalah keluarga baru buat aku, intinya aku senang bisa bergabung dalam komunitas ini. Dan ini adalah komunitas pendakian pertama saya.

Untuk lebih jelas mengenai KPG atau ingin bergabung menjadi anggota KPG bisa hubungi saya melalui Whatsapp Messenger
(Puri) 087875790080
(Didi) 085880021465

Salam Adventure Salam Lestari,
TURN BACK YOUR TRASH !!!

Bye Bye

Pendakian Bersama Atap Jawa Tengah 3428 Mdpl

PENDAKIAN BERSAMA SLAMET VIA BAMBANGAN

Gunung Slamet (3.428 meter dpl.) adalah sebuah gunung berapi kerucut yang terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Kawah IV merupakan kawah terakhir yang masih aktif sampai sekarang.

SLAMET2
GUNUNG SLAMET

Gunung Slamet cukup populer sebagai sasaran pendakian meskipun medannya dikenal sulit. Di kaki gunung ini terletakkawasan wisata Baturraden yang menjadi andalan Kabupaten Banyumas karena hanya berjarak sekitar 15 km dari Purwokerto.

Libur telah tiba hore hore hore…
Sejak kecanduan akan ketinggian, setiap lihat tanggal merah rasanya gak bisa diem dikostan pengennya terus menjelajah gunung-gunung indonesia. (mungkin kalian juga sama yah..)
kebetulan ada salah satu teman saya yang mengajak untuk ke atap jawa tengah, yeeahh karena akhir tahun 2015 kemarin sempat dicancel dan akhirnya sekarang saya bisa menyambang atap rumah sendiri yupzz GUNUNG SLAMET.

Jalur yang dipilih dalam pendakian kali ini adalah jalur bambangan

SLAMET1.jpg
PETA JALUR PENDAKIAN VIA BAMBANGAN

Bisa dibilang ini adalah pendakian masal karena jumlah orang yang ikut cukup banyak sekitar 38 orang terdiri dari 8 wanita dan 30 pria. Waktupun ditentukan Tempat untuk bertemu di BSI CENGKARENG mungkin karena orang indonesia terbiasa dengan jam yang pake karet, alhasil niat berangkat pukul 19.00 WIB malah ngolor jadi pukul 21.00 WIB.
Ahh sudah biasa ini terjadi…

Perjalanan panjang menuju basecamp pun dimulai
Disaat yang lain tertidur lelap apalah saya yang tidak dapat menikmati perjalanan dengan tertidur, hufftt. akhirnya kita sampai dibasecamp BAMBANGAN gunung Slamet sekitar pukul 10.00 pagi.

20160206_104521A
DISAMBUT DENGAN KABUT TEBAL

Kabar terakhir yang didapat sudah hampir seminggu ini gunung slamet dilanda hujan terus menerus. Semoga niat baik kita membuahkan hasil yang baik Pula. Aminnn
bisa dibilang dalam team pendakian kali ini banyak pemulanya seperti saya

20160206_132627A20160206_132501A

20160206_131837A

Pendakian pun dimulai ditemani kabut yang semakin gelap..
setelah melakukan registrasi di basecamp perjalanan pun dilanjutkan dengan melalui pintu gerbang pendakian via bambangan.
BASECAMP – POS 1
perjalanan melalui perkebunan sayur milik warga sekitar, melewati hutan yang tidak terlalu lebat, walau cuaca sedang hujan tapi tak menyurutkan niat kita untuk sampai dipuncak. perjalanan kali ini terasa lama karena hampir memakan waktu kurang lebih 3 jam. Disini banyak sekali penjual yang menjajakan makananya. gambar diambil pas pendaki sudah mulai turun kebawah jadi sepi deh,…

20150102_054438A
POS 1 PONDOK GEMBIRUNG
20150102_054456A
POS 1 PONDOK GEMBIRUNG

POS 1 – POS 2
Jalan sudah mulai licin, hujan yang tak kunjung berhenti memaksa kita untuk mendirikan tenda karena waktu sudah menunjukan pukul 18.00 akhirnya tendapun dibuat dipertengahan jalur Pos 1 – Pos 2 tidur miring dijalur yang gak datar dengan kondisi hujan dan dingin. Akhirnya perjalanan dilanjutkan keesokan harinya dengan cuaca yang tak kunjung membaik.

20150102_032627A.jpg
POS 2 PONDOK WALANG

POS2 – POS3
Jalur menjadi licin karena hujan semalam, jas hujan pun tak lupa untuk dipakai kembali baru saja akan melanjutkan perjalanan hujan lebat mulai datang kembali. Team yang membawa tenda jalan terlebih dahulu untuk mencari lokasi mendirikan tenda, karena pendaki yang banyak sekali. Mngkin karena musim liburan.
Team menjadi terpisah tidak jalan beriringan lagi, aku terus berjalan bersama lia dan bang jalu,, kami berjalan lebih dulu. dipos 3 terdapat pondok yang bisa digunakan untuk berteduh tapi kalo sabtu dan minggu pondok tersebut biasa digunakan untuk berdagang oleh warga bambangan. (POS 3 PONDOK CEMARA. Lupa Foto karena hujan lebat)

POS 3 – POS 4
Perjalanan ke pos 4 semakin berat karena kita melewati jalur air, licin dan terjal serta langkah kaki yang tinggi, disini tolong menolong antar pendaki harus dilakukan. pos 4 SAMARANTHU dengernya ajah udah bikin merinding apalagi setelah baca dipostingan orang tentang pos ini.. tapi banyak pendaki yang mendirikan tenda disini mungkin karena sudah tidak kebagian tempat dibawah atau karena cuaca yang semakin memburuk.

20160207_135016A
POS 4 SAMARANTHU

Pos 4 – Pos 5
aku bersama ketiga temanku melanjutkan perjalanan berharap masih ada lahan kosong untuk mendirikan tenda di pos 5 nanti. Cuaca tidak kunjung membaik, malah bertambah parah dengan curah hujan yang semakin deras dan angin yang makin bertiup kencang.
akhirnya kami memutuskan untuk mendirikan tenda kembali dipertengahan pos 5 sedangkan sisanya melanjutkan ke atas. Disini salah satu teman saya merasakan kedinginan dan nafas sesak, lalu kami segera mengeluarkan oxygen yang kami bawa untuk membantu pernapasannya. Aku dengan pengetahuan yang dibaca dari internet membantu untuk pertolongan pertama. dan akhirnya dia bisa bernafas dengan lega. Singkat cerita kita tertidur dengan keadaan mengigil dan berdoa agar cuaca keesokan harinya cerah. Pos 5 SAMYANG RANGKAH

Pos5 – Pos7
Jam 03.40 SUMITTTT WOOYYY BANGUUNNN…
alhamdulilah pagi ini Tanggal 08 Februari 2016 keadaan berubah tidak seperti 2 hari yang lalu, cuaca cerah mendukung. Aku bisa melihat seribu bintang diangkasa subhanallah doa kita didengar teman teman. sepanjang perjalanan menuju pos selanjutnya hanya decak kagum yang aku rasakan. Indonesia itu indah dan kenapa aku baru sadar ketika umurku sudah 20 tahun. hahahaha

Pos6 – Pos 7
pohon pohon mulai terlihat jarang, dan dari sini aku bisa melihat secara langsung keindahan sunrise yang tidak aku dapatkan saat pendakian Ciremai akhir tahun lalu.

20150101_035652A
Pos 7 Samyang Jampang

 

20150101_110429A
sunrise dari Pos 7 Ke Pos 8
20150101_110012A_snap
sunrise dari Pos 7 ke Pos 8

Pos7 – Pos8
Entah aku semakin menikmati alam ketika semua keindahan mulai terlihat, mataharipun semakin tinggi diangkasa. 20150101_111733A20150101_112428A20150101_114315A

Pos 9
Pos Plawangan pos trakhir atau batas vegetasi gunung slamet tibalah ditrek yang menurut aku ini paling menantang yah kata orang sih mirip mirip semeru lah.. trek pasir dengan batu merah khas slamet membuat kaki ini sulit untuk melangkah, salah sedikit saja bisa merosot atau terjatuh, aku merasa sendiri diatas sini, aku perhatikan langkah kaki seseorang dan mencoba mengikutinya. setelah perjuangan kurang lebih hampir 1 jam akhirnya sampai PUNCAK SLAMET PUNCAK TERTINGGI KEDUA DI PULAU JAWA SUBHANALLAH setelah perjalanan panjang selama pendakian hampir setiap malam mengigil kedinginan akhirnya aku bisa menginjakan kaki di puncak slamet.
sujud syukur selalu aku lakukan saat berhasil sampai dipuncak. Gak bisa lihat kawahnya..
lagi lagi tertutup kabut, gak bisa lihat SINDORO SUMBING, tapi banyak bonus dipuncak slamet. walaupun kabut menutup sebagian pemandangan tapi aku masih bisa melihat keindahan laut jawa.. UMAHKU SING ENDI YO, RA KETO SING KENE.. hehehe.

Dari perjalanan ini aku mendapat pelajaran baru, yang tidak aku dapatkan di pendakian pertama. Jangan mendaki jika kalian tidak siap, Usahakan bawa perlengkapan pribadi sendiri jangan dititipkan ke orang karena jika terpisah kalian yang repot, Jika tersesat jangan panik lakukan STOP (Sit, Thingking, Observe, and Planning), Jangan muncak kalo kondisi fisik gak bagus, Ingat puncak bukan tujuan utama tapi kembali kerumah dengan keadaan sehat dan selamat itu yang diharapkan. Intinya aku menikmati perjalanan ini walau dalam perjalanan ini suka ngerasa sendiri. Terima kasih kepada panitia dan teman teman lainnya kalian keluarga baru.

kali ini aku tak bisa menjabarkan berapa rincian biayanya kan ikut open trip…

SALAM ADVENTURE SALAM LESTARI
JANGAN LUPA BAWA KEMBALI SAMPAHMU
TURN BACK TRASH
SAMPAHMU RAIMU

KEINDAHAN 3078 Mdpl Via Palutungan

Setelah melalui debat yang panjang akhirnya kita memutuskan untuk ke tanah tertinggi di jawa barat GUNUNG CIREMAI, gunung ciremai sendiri berada di daerah kuningan memiliki ketinggian 3078MDPL

singkat cerita kita bertemu di terminal KP.RAMBUTAN pukul 13.00 yah karena pakenya jam indonesia alhasil baru kumpul jam 15.00, gue nunggu mereka dari jam 11.30 mana nunggunya sendirian, gue juga gak tau daerah situ.
Team ciremai pun berangkat menuju kuningan, menggunakan bus LURAGUNG JAYA. bis berangkat sekitar pukul 16.00 dan sampai basecamp jalur palutungan sekitar pukul 23.00. Basecamp Jalur Palutungan sudah berada di ketinggian sekitar 1100MDPL, Pendakian baru akan dimulai keesokan harinya sekitar pukul 08.00

IMG_20151229_00134228

Perbatasan hutan dan ladang warga

Setelah melakukan simaksi dan makan pagi, perjalanan pun dimulai dari basecamp menuju Pos 1 kita disuguhi dengan ladang persawahan warga sekitar dan masuk ke dalam hutan pinus diawal saja kaki sudah disambut dengan tanjakan-tanjakan manja lama perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam untuk sampai di POS 1 CIGOWONG. di pos 1 terdapat sumber air yang cukup banyak, ada kamar mandi dan warung juga lahan untuk mendirikan tenda juga cukup luas.

IMG_20160101_00131013

PINTU MASUK POS 1 CIGOWONG

Pos 2 KUTA melewati anak sungai kecil, dan tangga serta jalan yang berbentuk batu dan akar pohon. lama perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit dengan jalur menanjak tanpa landai.

Pos 3 PAGUYUNGAN BADAK, menuju pos ini jalur agak landai tapi memutar dan melewati hutan yang rimbun. disini juga cocok untuk mendirikan beberapa tenda. disini kita bertemu dengan pendaki lain dari jakarta mereka berjumlah 4 orang dengan 3 cowo dan 1 cewe. Akhirnya mereka memutuskan untuk bergabung dengan kita.

Pos 4 ARBAN menuju pos 4 gerimis pun mulai turun antara gerimis dan kabut yah beda tipislah, dengan perlahan kami pun terus berjalan setapak demi setapak, hujan membuat jalan menuju pos 4 menjadi terasa lebih lama karena tekstur tanah menjadi licin. ssttt…. disini dilarang ngomong sembarangan kata pak penjaga waktu di basecamp. menurut aku sih yang namanya kita bertamu ketempat orang ya mesti jaga omongan dan sikap.

Pos 5 TANJAKAN ASOY yang tadinya gerimis manja menjadi hujan merindu, halah ngomonk apa sih aku ini.. hahahaha jalannya itu loh tambah linci mana harus nanjak pula beban masih banyak, jas hujan yg ngeribetin.. rasanya mau turun lagi.. tapi apa daya turun juga jauh.. akhirnya kita memutuskan untuk ngecamp di POS 5 sebelum keesokannya kita summit. tendapun didirikan dengan  keadaan hujan baju basah tas basah lengkap sudah, disini kita mendirikan 2 tenda. Lagi asik ngebangun tenda tiba” tenda sebelah teriak kebakaran, alhasil kita panik dan membantu untuk memadamkan dengan segala cara agar tidak terjadi kebakaran hutan. alhamdulilah api pun padam, kasian mereka tendanya terbakar, setelah aku introgasi mereka masak di dalam tenda mengunakan spirtus. CATATAN YAH BUAT PARA PENDAKI KALO BISA JANGAN MASAK DIDALAM TENDA KARENA TENDA ITU KALO TERKENA API BAHANNYA MUDAH TERBAKAR ITU KENAPA SETIAP KELOMPOK WAJIB MEMBAWA FLYSHEET. sedihnya tenda yang lain gak ada inisiatif untuk membantu atau melihat keadaan kalo disitu gak ada tim kita gimana nasib anak anak itu mana masih unyu-unyu kelas 2 SMA. Akhirnya kami membangun tenda dengan flysheet untuk mereka, selagi yang cowo membangun tenda kami para wanita mencoba memasak dan mendidihkan air. hahaha karena lama akhirnya tetap saja para lelaki yang memasak. Setelah makan bersama akhirnya kita tidur sekitar pukul 23.00. Niat mau summit jam 05.00, malah pada kesiangan alhasil bangun sekitar pukul 07.00 aku dan ka fitri menyiapkan masakan dan memotong sayuran untuk sarapan pagi dan untuk dibawa selama perjalanan summit nanti.start summit pun dimulai, sekitar pukul 09.30 dalam pikiranku summit macam apa ini. hahahaha, TANJAKAN ASOY sudah menanti untuk didaki, wuahh gak kebayang kalo semalem gelap gelapan bawa keril terus nanjak dengan trek tanpa ampun. mungkin kalo ada kamera aku udah melambaikan tangan.

Pos 6 PASANGGRAHAN, setelah hampir 1,5 jam akhirnya sampai juga di pos 6 disini juga bisa untuk mendirikan tenda, ketika sampai disini banyak pendaki yang sudah mulai turun kebawah.. ahh dengan semangat yang masih banyak kitapun mencoba berjalan niatnya memang tidak mengejar sunrise hahaha sudah siang juga gak mungkin kan dapet sunrise. sambil sesekali bertanya “POS SELANJUTNYA MASIH JAUH A ??” “ENGAK KO TEH DIATAS JUGA UDAH POS SELANJUTNYA ” dengan semangat kami pun mempercepat langkah kaki, huh kok gak nyampe” gerutu dalam hati. harusnya kalo jauh yah bilang jauh jngn jadi pendaki yg PHP. hahahaha

POS 7 SANGHIYANG ROPOH, Tanjakan terus cooy gak ada landai, istrahat pun kadang dijalur.. tanpa menghalangi pendaki yang mau turun yah disanghiyang ropoh terdapat persimpangan yang mempertemukan jalur APUY dan PALUTUNGAN.

POS 8 GOA WALET disini ada sumber air yang terdapat didalam goa, 2 orang lelaki dari rombongan mengisi air di goa wallet, perjalanan mulai terasa panas karena matahari tepat berada diketinggian. rasanya mau nyerah tapi pas nenggok kebelakang pemandangannya wuihh subhanallah keren bangett. yang tadinya capek jadi hilang, gak nyangka aku bisa jalan setinggi ini. alhamdullilah ya allah. disini kita bertemu dengan sepasang kekasih, setelah diintrogasi haha maksudnya ditanya mereka asli orang sini yg cowo sudah 10 kali naik ke ciremai yang cewe baru 3x aku tanya jalur mana yg paling enak dari ketiga jalur ini mereka menjawab linggarjati. so sweet yah pacarannya digunung, bukan dibioskop atau di mall atau mungkin dikamar”.. hah kamar??? hahahaha

PUNCAK CIREMAIIII yeahhhh alhamdullilah sujud syukur tak henti kupanjatkan kepada allah SWT gak nyangka bisa main main ke atap rumah mantan, ehh maksudnya atap jawa barat air matapun menetes untung kabut jadi gak kelihatan.. dari sini cuma bisa lihat kawah ciremai doank hiks hiks soalnya pas nyampe puncak kabut tebal tapi sumpah kawahnya cantik banget dan kenapa aku harus lupa membawa hp padahal itu barang yg sangat penting ketika sampai dipuncak. Alhasil pinjem hp temen buat foto, Tulisan yg sudah dibuat dijakarta pun tak berhasil diabadikan karena kabut yang semakin membuat badan ini mengigil kedinginan. Foto-foto secukupnya dan turun kembali ke tenda karena hari sudah mula petang.

dari perjalanan ini aku bisa menyimpulkan bahwa pertemanan ataupun persaudaraan tidak hanya terbentuk karena adanya hubungan darah melainkan karena bertegur sapa, saling menolong dan membantu sesama pendaki. semua itu bisa tercipta. ALHAMDULLILAH PENDAKIAN PERTAMA MENGGAPAI PUNCAK MT.CIREMAI SUKSES.

927605_430769057113784_2104758539_n

puncak ciremai dengan latar belakang kabut tebal

 

IMG_20160105_00124042

PUNCAK CIREMAI DENGAN KABUT

IMG_20160105_0017255

INI KITA BERSEPULUH

IMG_20160101_00125226

BIDADARI BERCARRIER

IMG_20151229_00135620

TANJAKAN ASOY LAGI

IMG_20151229_00135453

BERFOTO BERSAMA TANJAKAN ASOY

IMG_20151229_00135544

TANJAKAN ASOY SEBELUM TURUN PULANG

BERIKUT ESTIMASI RINCIAN BIAYA KE CIREMAI
busway : pake kartu busway jangan lupa isi saldo kalo abis
Naik mobil LURAGUNG JAYA dari KP.RAMBUTAN @Rp. 80.000 (PP) jadi 160.000
NAIK ANGKOT KECIL DARI CIRENDANG sampai BASECAMP PALUTUNGAN @Rp.30.000 (PP) jadi 60.000
SIMAKSI @Rp.50.000

TOTAL : Rp. 270.000 (Tidak termasuk logistik atau yang lainnya) ini tarif waktu akhir desember 2015 yah

JANGAN LUPA UNTUK MEMBAWA KEMBALI SAMPAHMU TURUN YAH..

SALAM ADVENTURE SALAM LESTARI

PERSIAPAN PENDAKI PEMULA

Haii..
Ini adalah cerita pertama saya di blog ini, saya akan bercerita mengenai perlengkapan pendakian yang wajib dimiliki.. Jujur saja saya termasuk orang yang penasaran untuk mencoba hal-hal yang baru. Hobby baru saya ini berawal dari cerita teman saya yang salah satu mahasiswi di Universitas Swasta di wilayah Jakarta. Dia menceritakan gimana nikmatnya DIKLAT untuk pecinta alam, serunya keluar masuk hutan dan cerita – cerita yang menurut saya itu menarik sehingga membuat penasaran saya.

Akhirnya saya mulai mengumpulkan beberapa perlengkapan pribadi yang harus dimiliki oleh seorang pendaki.

PERSIAPAN BAGI PENDAKI PEMULA

Menurut gue kebutuhan pendakian pribadi saat pendakian itu sangat penting, maka dari itu semenjak gue ada niat buat mendaki gunung gue kumpulin semua barang-barang pribadi pendaki dulu. Kumpulin ajj dari botol” bekas.. haha ya kali botol bekas bisa jadi tas Carrier.

Okeh sejak niat pendakian gue bergendang ria, gue mulai mencari barang-barang yang gue butuhkan.

  1. CARRIER/TAS GUNUNG » bentuknya tas dan biasanya terbuat dari bahan anti air. Merk tas gunung itu ada banyak tergantung kantong lo mau beli yang mana. Kalo punya gue sih merk ROYAL MOUNTAIN 40 L jujur gue beli tas ini emang harganya agak mahal sekitar 485rb. Kalo gue beli yang biasa mungkin bisa dapet 60 Lstudio-tas_royal-mountain-8421-22-red-tas-ransel_full01
  2. SLEEPING BAG / KANTONG TIDUR » slepping bag ini harganya macem” sama kayak tas terserah deh lo mau beli yang mana tergantung selera dan budget yang lo punya. Kalo gue beli yang merk JACK WOLFSKIN dengan harga 90rb. Jack-Wolfskin-Sleeping-Bag-Ungu
  3. SEPATU GUNUNG » kalo menurut gue lo wajib banget punya barang yang satu ini, karena ukuran kaki setiap orang itu beda beda. Kalo sepatu yang lo pinjem rusak atau malah hilang lo harus ganti, syukur” tmn lo baik hati dan bilang udah gpp gak usah diganti. Nah klo kebalikannya amsyong apalagi sepatu yang ilang itu asli dan merek ternama. Bisa jebol kantong dompet lo. hahaha mangkannya gue saranin lo wajib banget punya barang yang satu ini. Kalo yang gue punya sih Merk SNTA harganya 230rb
    226459_865ca290-4118-11e4-bfb1-4ecf4908a8c2
    SNTA 417
  4. SENDAL GUNUNG » Kalo gue sih yang ini minjem sama sahabat gue. hahaha (no recomendation yah) kalo beli harganya sekitar 120-180rb .
    images
    SENDAL GUNUNG MERK EIGER KW
  5. MATRAS TIDUR » Gak mau kan tidur digunung badan pada sakit, matras itu ada 2 jenis alumunium dan matras biasa. kalo gue sih punya 2 matras harganya berkisar 30-50rb kok.
  6. 312923_0942ab64-aeb5-11e4-840c-2a902523fab8
    MATRAS ALMUNIUM
    6754266_fb5aa1ad-b7be-431e-aff6-f5adc2e1a912
    MATRAS BIASA

    6.  JAS HUJAN >> Cuaca digunung itu gak tentu hujan bisa turun secara tiba-tiba tanpa diduga. walaupun dibawah lagi cerah cetar membahana tapi ketika lo lagi naik gunung tiba-tiba awan gelap menghampiri dan memberi rintikan hujan. Jas hujan yang enak digunain sih menurut gue JAS HUJAN PONCO selain berfungsi sebagai jas hujan ini juga bisa berfungsi sebagai tenda darurat kalau kamu bisa memanfaatkannya. Kalo gak mau ribet dan berat sekarang banyak kok jas hujan plastik yang lebih ringan.
    .ponco
    7. Jacket Gunung >> jaket juga sangat berperan penting dalam sebuah pendakian karena fungsinya bisa menghangatkan tubuh disaat akan summit menuju puncak, zaman sekarang sudah banyak jaket yang lebih murah dan kwalitasnya tidak kalah dengan jaket yg harganya lebih mahal. kalo gue sih lebih suka nyari di pasar inang inang atau pasar senin karena budget yang minim dipasar ini kita bisa dapet 2 barang hanya dengan harga 100rb yah pinter pinter lo ngerayu si penjual sih.

    jaket-gunung
    8. Head Lamp >> fungsinya sebagai alat penerangan disaat lo melakukan summit, ngetrack malem atau disaat lo kebelet pangilan alam dimalam hari. Recomendasi temen gue yg anak himpala kenapa headlamp, dikarenakan headlamp itu dikepala dan tangan kita bebas dari benda apapun sehingga waktu naik bisa leluasa berpegangan pada tali atau akar pohon.  harganya berkisar 35-45rb
    headlamp
    9. Kaos kaki tebal, kupluk dan saarung tangan >> fungsinya sama kayak jaket dan sleeping bag untuk menghangatkan badan dari hawa dingin, karena penyebab utama kematian digunung adalah karena kedinginan. usahakan tutup bagian tubuh yang paling sensitif yaitu Telinga, tangan, leher dan kaki.

    cuma ini info yang bisa gue bagi, semoga saja bisa membantu para pemula yang ingin naik gunung atau sekedar jalan jalan santai digunung. 

    TURN BACK TRASH
    Jangan mendaki jika persiapan yang kamu miliki belum safety.
    SALAM ADVENTURE SALAM LESTARI